Rekonstruksi Teologis atas Teks Larangan Paulus dalam Upaya Meneguhkan Legitimasi Penahbisan Pendeta Wanita

Authors

  • Demas Arendra Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author
  • Theo Pilus Candra Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author

Keywords:

Kepemimpinan perempuan, penahbisan wanita, eksegesis Paulus, 1 Timotius 2, egaliterianisme

Abstract

Isu penahbisan pendeta wanita masih menjadi perdebatan teologis yang tajam di berbagai denominasi gereja. Kelompok yang menolak (komplementarian) sering kali mendasarkan argumennya pada pembacaan literal terhadap teks-teks Paulus yang seolah-olah membungkam perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reinterpretasi kritis terhadap teks-teks "larangan" tersebut, khususnya 1 Korintus 14:34-35 dan 1 Timotius 2:11-15. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan hermeneutik sosio-historis, penelitian ini membedah konteks budaya Efesus dan Korintus serta makna leksikal kata Yunani authentein. Temuan penelitian menunjukkan bahwa larangan Paulus bersifat situasional (kontekstual) untuk menangani ajaran sesat dan ketidaktertiban ibadah, bukan merupakan mandat universal (trans-kultural) yang melarang perempuan memimpin selamanya. Prinsip teologis Galatia 3:28 tentang kesetaraan ontologis dalam Kristus harus menjadi payung hermeneutik utama. Oleh karena itu, penahbisan pendeta wanita bukanlah penyimpangan Alkitab, melainkan konsekuensi logis dari pemulihan gambar Allah dan pengakuan terhadap karisma Roh Kudus yang diberikan tanpa memandang gender.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku Teks & Tafsir Alkitab

Belleville, Linda L. Women Leaders and the Church: Three Crucial Questions. Grand Rapids: Baker Books, 2000.

Fee, Gordon D. The First Epistle to the Corinthians. The New International Commentary on the New Testament. Grand Rapids: Eerdmans, 1987.

Keener, Craig S. Paul, Women, and Wives: Marriage and Women's Ministry in the Letters of Paul. Peabody: Hendrickson, 1992. (Sangat detail membahas konteks budaya).

Witherington, Ben. Women in the Earliest Churches. Cambridge: Cambridge University Press, 1988.

Wright, N.T. Surprised by Scripture: Engaging Contemporary Issues. New York: HarperOne, 2014. (Membahas relevansi Galatia 3:28).

Buku Teologi & Etika

Grenz, Stanley J., and Denise Muir Kjesbo. Women in the Church: A Biblical Theology of Women in Ministry. Downers Grove: InterVarsity Press, 1995.

Pierce, Ronald W., and Rebecca Merrill Groothuis, eds. Discovering Biblical Equality: Complementarity Without Hierarchy. Downers Grove: IVP Academic, 2005. (Buku wajib untuk pandangan egaliter).

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

📊 ##article.statistics##

👁️ Abstract Views: 0
📥 Downloads: 0

How to Cite

Arendra, D., & Candra, T. P. (2025). Rekonstruksi Teologis atas Teks Larangan Paulus dalam Upaya Meneguhkan Legitimasi Penahbisan Pendeta Wanita. Journal of Digital Innovation and Social Research, 4(1). https://journal.ptmpd.com/index.php/jdisr/article/view/20

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.