Formasi Iman di Era Distorsi Informasi: Pendekatan Pedagogi Digital pada Mata Kuliah Pendidikan Agama Kristen
Keywords:
formasi iman, pedagogi digital, Pendidikan Agama Kristen, distorsi informasi, literasi digital teologis, Artificial IntelligenceAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa memperoleh, mengelola, dan memaknai informasi, termasuk informasi keagamaan. Di sisi lain, meningkatnya fenomena distorsi informasi berupa misinformasi, disinformasi, hoaks, dan konten keagamaan yang tidak memiliki landasan teologis yang memadai menjadi tantangan serius bagi proses formasi iman dalam Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh distorsi informasi terhadap formasi iman mahasiswa, mengkaji implementasi pedagogi digital pada mata kuliah Pendidikan Agama Kristen, serta merumuskan model pembelajaran yang mampu memperkuat formasi iman di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yang diawali melalui survei terhadap 30 mahasiswa Pendidikan Agama Kristen dan dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap dosen serta mahasiswa terpilih. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital teologis, kemampuan berpikir kritis teologis, pembelajaran reflektif berbasis teknologi, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara etis berpengaruh positif terhadap penguatan formasi iman mahasiswa. Sebaliknya, rendahnya kemampuan mengevaluasi informasi digital meningkatkan kerentanan mahasiswa terhadap distorsi informasi yang dapat memengaruhi pemahaman iman dan pengambilan keputusan moral. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan Faith Digital Pedagogy Framework, yang mengintegrasikan Biblical Foundation, Digital Theological Literacy, Critical Theological Thinking, Reflective Digital Learning, Ethical Artificial Intelligence Integration, dan Faith Transformation sebagai model pedagogi digital yang berorientasi pada pembentukan iman. Model ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan pedagogi digital Pendidikan Agama Kristen sekaligus menjadi acuan praktis bagi dosen dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan distorsi informasi pada era digital.
Downloads
References
Boiliu, Esti R, Demsy Jura, and Augusto O Carvalho. “Reinterpreting Religion in the Digital Age: Theology, Ethics, and Christian Education.” Didache: Journal of Christian Education 6, no. 2 (2025). https://doi.org/10.46445/djce.v6i2.1075.
Darti, D, Daniel A Rantung, Lamhot Naibaho, and Noh Ibrahim Boiliu. “Pembelajaran Transformatif Pendidikan Agama Kristen Di Era Teknologi Digital.” JRegula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 8, no. 2 (2023): 133–46.
Hwang, Yoori, Ji Youn Ryu, and Se-Hoon Jeong. “Effects of Disinformation Using Deepfake: The Protective Effect of Media Literacy Education.” Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking 24, no. 3 (2021): 188–93. https://doi.org/10.1089/cyber.2020.0174.
Kristiani, Elisa Nimbo Sumual, and Yohana Fajar Rahayu. “Transformasi Pendidikan Agama Kristen: Strategi Adaptif Menghadapi Tantangan Pembelajaran Di Era Digital.” ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2025): 146–59. https://doi.org/10.53814/eleos.v4i2.133.
Laksita, Intan Nastiti Hayu, and Rian Nurizka. “Literasi Digital Pembentuk Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Sekolah Dasar Dalam Membedakan Fakta Dan Opini.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 11, no. 2 (2026). https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46153.
Maranatha, Christian Ade, and Ester Agustini Tandana. “Digital Faith Formation and Christian Religious Education Teachers’ Leadership in 21st-Century Learning.” MODERATE: Journal of Religious, Education, and Social 3, no. 1 (2025): 41–56. https://doi.org/10.46362/moderate.v3i1.25.
Nababan, Doni Abadi, Joice Patty, Stephany Brigitha Sopacua, and Desi Sianipar. “Strategi Manajemen Kelas Pendidikan Agama Kristen Yang Kolaboratif Dan Berbasis Literasi Digital.” Jurnal Shanan 8, no. 1 (2024): 85–104. https://doi.org/10.33541/shanan.v8i1.5559.
Paelongan, Jein, Serli Lambertus, Milka Milka, Welsianti Tumonglo, and Rani Ta’dung. “Integrasi Nilai Kristiani Dan Literasi Digital Dalam Pendidikan Agama Kristen.” Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran 2, no. 12 (2024): 539–51. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i12.4618.
Purnomo, Catur Prio, and Mariyanti Adu. “Integrasi Literasi Media Dalam Pendidikan Agama Kristen Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Di Era Digital.” Jurnal Shanan 9, no. 2 (2025): 225–45. https://doi.org/10.33541/shanan.v9i2.7324.
Situmorang, Anen Mangapul, and Iman Kristina Halawa. “Literasi Teologi Digital: Menjawab Tantangan Disrupsi Dalam Pendidikan Kristen Kontemporer.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 4, no. 1 (2025): 11–19. https://doi.org/10.46494/grafta.v4i1.75.
Togatorop, J, D A Rantung, L Naibaho, and E R Boiliu. “Pendampingan Pendidikan Agama Kristen Terhadap Peningkatan Literasi Digital Orang Tua Milenial.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 9, no. 1 (2024): 56–67. https://doi.org/10.33541/rfidei.v9i1.192.
Triposa, Reni, and Gloria Gabriel Lumingas. “Manajemen Pendidikan Agama Kristen Di Era Algoritma: Integrasi Kecerdasan Buatan, Budaya Lokal, Dan Spiritualitas Dalam Konteks Indonesia.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 10, no. 2 (2025): 205–17. https://doi.org/10.33541/rfidei.v10i2.314.
Boiliu, Esti R, Demsy Jura, and Augusto O Carvalho. “Reinterpreting Religion in the Digital Age: Theology, Ethics, and Christian Education.” Didache: Journal of Christian Education 6, no. 2 (2025). https://doi.org/10.46445/djce.v6i2.1075.
Darti, D, Daniel A Rantung, Lamhot Naibaho, and Noh Ibrahim Boiliu. “Pembelajaran Transformatif Pendidikan Agama Kristen Di Era Teknologi Digital.” JRegula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 8, no. 2 (2023): 133–46.
Hwang, Yoori, Ji Youn Ryu, and Se-Hoon Jeong. “Effects of Disinformation Using Deepfake: The Protective Effect of Media Literacy Education.” Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking 24, no. 3 (2021): 188–93. https://doi.org/10.1089/cyber.2020.0174.
Kristiani, Elisa Nimbo Sumual, and Yohana Fajar Rahayu. “Transformasi Pendidikan Agama Kristen: Strategi Adaptif Menghadapi Tantangan Pembelajaran Di Era Digital.” ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (2025): 146–59. https://doi.org/10.53814/eleos.v4i2.133.
Laksita, Intan Nastiti Hayu, and Rian Nurizka. “Literasi Digital Pembentuk Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Sekolah Dasar Dalam Membedakan Fakta Dan Opini.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 11, no. 2 (2026). https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.46153.
Maranatha, Christian Ade, and Ester Agustini Tandana. “Digital Faith Formation and Christian Religious Education Teachers’ Leadership in 21st-Century Learning.” MODERATE: Journal of Religious, Education, and Social 3, no. 1 (2025): 41–56. https://doi.org/10.46362/moderate.v3i1.25.
Nababan, Doni Abadi, Joice Patty, Stephany Brigitha Sopacua, and Desi Sianipar. “Strategi Manajemen Kelas Pendidikan Agama Kristen Yang Kolaboratif Dan Berbasis Literasi Digital.” Jurnal Shanan 8, no. 1 (2024): 85–104. https://doi.org/10.33541/shanan.v8i1.5559.
Paelongan, Jein, Serli Lambertus, Milka Milka, Welsianti Tumonglo, and Rani Ta’dung. “Integrasi Nilai Kristiani Dan Literasi Digital Dalam Pendidikan Agama Kristen.” Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran 2, no. 12 (2024): 539–51. https://doi.org/10.572349/cendikia.v2i12.4618.
Purnomo, Catur Prio, and Mariyanti Adu. “Integrasi Literasi Media Dalam Pendidikan Agama Kristen Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Di Era Digital.” Jurnal Shanan 9, no. 2 (2025): 225–45. https://doi.org/10.33541/shanan.v9i2.7324.
Situmorang, Anen Mangapul, and Iman Kristina Halawa. “Literasi Teologi Digital: Menjawab Tantangan Disrupsi Dalam Pendidikan Kristen Kontemporer.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 4, no. 1 (2025): 11–19. https://doi.org/10.46494/grafta.v4i1.75.
Togatorop, J, D A Rantung, L Naibaho, and E R Boiliu. “Pendampingan Pendidikan Agama Kristen Terhadap Peningkatan Literasi Digital Orang Tua Milenial.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 9, no. 1 (2024): 56–67. https://doi.org/10.33541/rfidei.v9i1.192.
Triposa, Reni, and Gloria Gabriel Lumingas. “Manajemen Pendidikan Agama Kristen Di Era Algoritma: Integrasi Kecerdasan Buatan, Budaya Lokal, Dan Spiritualitas Dalam Konteks Indonesia.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 10, no. 2 (2025): 205–17. https://doi.org/10.33541/rfidei.v10i2.314.
Downloads
Published
Issue
Section
📊 ##article.statistics##
License
Copyright (c) 2026 Danny Yonathan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in JDISR are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di JDISR dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





