Aktualisasi Keteladanan Hidup dalam 1 Timotius 4:12 sebagai Basis Pembentukan Integritas Siswa SMP
Keywords:
1 timotius 4, integritas siswa, keteladanan, pendidikan agama kristen, remaja smpAbstract
Masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah fase krusial dalam perkembangan psikososial remaja, di mana pencarian identitas diri sering kali berbenturan dengan krisis keteladanan di lingkungan sekitar. Fenomena degradasi moral seperti perundungan (bullying), kecurangan akademik, dan pergaulan bebas mengindikasikan rapuhnya integritas siswa akibat minimnya model peran (role model) yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengaktualisasikan prinsip teologis keteladanan hidup berdasarkan eksegesis 1 Timotius 4:12 sebagai landasan pembentukan karakter siswa SMP. Dengan menggunakan metode kualitatif hermeneutis, penelitian ini menemukan bahwa konsep "teladan" (typos) yang diajarkan Paulus kepada Timotius bukan sekadar nasihat moral, melainkan sebuah imperatif untuk menjadi "cetakan" atau standar hidup yang mencakup lima dimensi integritas: perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Implikasi pedagogisnya menegaskan bahwa pendidikan karakter di sekolah Kristen tidak cukup hanya melalui kurikulum verbal, melainkan harus melalui kurikulum kehidupan yang diperagakan oleh pendidik dan diinternalisasi oleh siswa, sehingga mereka tidak diremehkan karena kemudaannya, melainkan dihargai karena kematangan karakternya.
Downloads
References
Dunn, James D.G. 2000. “The First and Second Letters to Timothy and the Letter to Titus.” Dalam The New Interpreter’s Bible, Vol. 11. Nashville: Abingdon Press.
Fee, Gordon D. 2011. 1 and 2 Timothy, Titus. New International Biblical Commentary. Peabody: Hendrickson Publishers.
Gangel, Kenneth O. 2000. Understanding Teaching: Effective Biblical Teaching for the 21st Century. Wheaton: Evangelical Training Association.
Girard, René. 1977. Violence and the Sacred. Baltimore: Johns Hopkins University Press.
Guthrie, Donald. 1990. The Pastoral Epistles. Tyndale New Testament Commentaries. Leicester: Inter-Varsity Press.
Knight III, George W. 1992. The Pastoral Epistles. New International Greek Testament Commentary (NIGTC). Grand Rapids: Eerdmans.
Lembaga Alkitab Indonesia. 2014. Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Lickona, Thomas. 1991. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Mounce, William D. 2000. Pastoral Epistles. Word Biblical Commentary. Nashville: Thomas Nelson.
Nuhamara, Daniel. 2018. Pembimbing PAK Remaja. Bandung: Jurnal Info Media.
Pazmino, Robert W. 2012. Basics of Christian Education. Grand Rapids: Baker Academic.
Santrock, John W. 2014. Adolescence. New York: McGraw-Hill Education.
Sidjabat, B.S. 2011. Menjadi Guru Profesional: Sebuah Perspektif Kristiani. Bandung: Kalam Hidup.
Stott, John R.W. 1996. The Message of 1 Timothy & Titus. The Bible Speaks Today. Leicester: Inter-Varsity Press.
Towns, Elmer L. 2002. Nama-Nama Roh Kudus. Yogyakarta: ANDI.
Downloads
Published
Issue
Section
📊 ##article.statistics##
License
Copyright (c) 2023 Eiodia Eveline Permata Sari, Theo Pilus Candra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles published in JDISR are licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit, and adapt the work, provided the original work and source are appropriately cited.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara gratis untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
Artikel yang diterbitkan di JDISR dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan siapa saja untuk menyalin, menyebarluaskan, mencampur, mengirimkan, dan mengadaptasi karya tersebut, asalkan karya asli dan sumbernya dikutip dengan benar.





