Apologetika sebagai Strategi Penginjilan Kontekstual: Kajian Teologis Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16–34

Authors

  • Eko Sugiharto Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup Author
  • Jonsa Manullang Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author
  • Mohammad Romadhon Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author

Keywords:

apologetika, penginjilan, kontekstual, Kisah Para Rasul 17, Paulus di Athena

Abstract

Artikel ini mengkaji apologetika sebagai strategi penginjilan kontekstual berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16–34. Penelitian ini berangkat dari realitas pelayanan penginjilan di tengah masyarakat yang plural, rasional, dan kritis terhadap klaim kebenaran iman Kristen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks biblika. Kajian difokuskan pada pidato dan dialog rasul Paulus di Athena, khususnya dalam konteks sosial, religius, dan filosofis masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan apologetika Paulus bersifat dialogis, rasional, dan kontekstual, ditandai dengan pemanfaatan budaya lokal, argumentasi logis, serta pengenalan Injil secara bertahap tanpa menghilangkan inti pewartaan tentang pertobatan dan kebangkitan Kristus. Apologetika dalam perikop ini tidak hanya berfungsi sebagai pembelaan iman, tetapi juga sebagai strategi penginjilan yang efektif dalam menjembatani Injil dengan dunia pemikiran pendengar. Penelitian ini menegaskan relevansi apologetika bagi pelayanan penginjilan gereja masa kini, khususnya dalam konteks masyarakat majemuk dan dialog lintas iman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkitab Terjemahan Baru. LAI. Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.

Aritonang, H. “Prinsip Misi Trans Budaya Menurut Kisah Para Rasul 17:16-34.” Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab 1, no. 1 (2024): 71–80.

Bruce, F F. The Book of the Acts. Grand Rapids: Eerdmans, 1988.

Dyna R D, H, Y PAP, and S Simon. “Strategi Penginjilan Yang Aplikatif Pada Masyarakat Penganut Politeisme Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16-34.” ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2024): 127–141.

Hadiwijono, Harun. Sari Sejarah Filsafat Barat I. Yogyakarta: Kanisius, 1980.

Hutahaean, Tumpal H. “Signifikansi Apologetika Dalam Penginjilan.” Stulos 17, no. 1 (2019): 54–74.

Janse van Rensburg, H. & Van Eck, E. “What’s on the Other Side? The Resurrection Revived: A Critical Enquiry.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 66 (2010).

John, Marlin. “Strategi Misi Paulus Berdasarkan Kisah Para Rasul 17 Dan Implementasinya Bagi Gereja Masa Kini.” KINGDOM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2023).

Kawangmani, Soleman. “Pola Apologetika Kontekstual Untuk Memberitakan Kabar Baik Kepada Suku Jawa Wong Cilik.” Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika 1, no. 2 (2021): 59–71.

Kidd, D. Aratus: Phaenomena. Cambridge, 1997.

Kim, S Y. “Paul and the Stoic Theory of Oikeiosis: A Response to Troels Engberg-Pedersen.” Novum Testamentum 58, no. 1 (2016): 71–91.

Lase, Arianus, and Ayub Sugiharto. “Pendekatan Misi Kontekstual Dalam Komunitas Urban Dan Multikultural.” Jurnal Teologi Nusantara 3, no. 1 (2025): 53–65.

Magnis-Suseno, Franz. 13 Model Pendekatan Etika. Yogyakarta: Kanisius, 1998.

———. 13 Tokoh Etika: Sejak Zaman Yunani Sampai Abad Ke-19. Yogyakarta: Kanisius, 1997.

Mba, D A. “Model Toleransi Dalam Eksegese Khotbah Areopagus.” Religio: Jurnal Studi Agama-Agama 6, no. 2 (2016): 131–163.

Mounce, William D. Basics of Biblical Greek Grammar. Grand Rapids: Zondervan, 2009.

Paraso, S, and E Juanta. “Subversi Naratif Paulus Di Areopagus (Kisah Para Rasul 17:22–31): Kerangka Apologetika Kontekstual Untuk Era Digital.” Views: Jurnal Teologi dan Biblika 3, no. 3 (2025): 174–191.

Paul A. Newberry. Theories of Ethics. London: Mayfield Publishing Company, 1990.

Prasetyo, Yohanes Wahyu. “Kritik Terhadap Stoa,” n.d. https://jpicofmindonesia.org/2020/09/kritik-terhadap-etika-stoa.

Silva, Moisés. Biblical Words and Their Meaning: An Introduction to Lexical Semantics. Grand Rapids: Zondervan, 2010.

Stevanus, Kalis. Apologetika: Benarkah Yesus Itu Tuhan? Yogyakarta: ANDI, 2022.

———. “Relasi Akal Budi Dan Iman Dalam Pewartaan Injil.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 6, no. 1 (2021): 87–105.

Sugiharto, A, and Y Pekei. “Peran Roh Kudus Dalam Penginjilan Kontekstual.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (2024): 110–122.

Sutanto, Hasan. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2003.

Winter, Bruce W. “On Introducing Gods to Athens: An Alternative Reading of Acts 17:18-20.” Tyndale Bulletin 47, no. 1 (1996): 18–20.

———. Seek the Welfare of the City: Christians as Benefactors and Citizens. Grand Rapids: Eerdmans Publishing Company, 1994.

Witherington, Ben. The Acts of the Apostles: A Socio-Rhetorical Commentary. Grand Rapids: Eerdmans, 1998.

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

📊 ##article.statistics##

👁️ Abstract Views: 0
📥 Downloads: 0

How to Cite

Sugiharto, E., Manullang, J., & Romadhon, M. (2026). Apologetika sebagai Strategi Penginjilan Kontekstual: Kajian Teologis Berdasarkan Kisah Para Rasul 17:16–34. Journal of Digital Innovation and Social Research, 5(1). https://journal.ptmpd.com/index.php/jdisr/article/view/26

Similar Articles

1-10 of 27

You may also start an advanced similarity search for this article.