Marriage in Sumba Customary Law Evaluated from a Theological Perspective

Authors

  • Ayub Pangga Lewu Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21732087

Keywords:

Sumbanese Traditional Marriage, Theological Review

Abstract

This article discusses a theological review of traditional marriage customs in West Sumba, East Nusa Tenggara. The implementation procedures of the marriage ceremony and the supremacy of custom above all else are the main focus of this study. The theological perspective is grounded in the use of the Bible as the corrective standard. The author employs library research and interview methods regarding marriage in Sumbanese custom. Studies concerning Sumbanese marriage customs from a theological perspective remain highly limited. This research is prompted by a fundamental problem: the supremacy of traditional marriage customs over the authority of the Bible. This constitutes a serious issue as it endangers the faith life of Christians. Therefore, a theological review is required to address this problem. A theological evaluation of these customs serves as an alternative approach to overcoming this issue.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkitab Terjemahan Baru. LAI. Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.

BS, Jusuf. Adat Istiadat dan Tradisi. (Membahas kuasa kegelapan di balik tradisi dan tanggung jawab anak Allah) .

Faudy. Definisi Perkawinan. (Membahas ikatan laki-laki dan perempuan dalam membangun keluarga) .

Hoenigman, J.J. (dalam Koentjaraningrat). Wujud Kebudayaan. (Membahas gagasan, aktivitas, dan artefak sebagai wujud budaya) .

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2023). Data Kependudukan Kabupaten Sumba Barat menurut Agama.

Kementerian Koordinator Kemaritiman. (n.d.). Data Kedaulatan Maritim Kepulauan Indonesia.

Lorensius. Perkawinan Adat Sumba dan Tantangan Gerejawi. (Membahas pandangan masyarakat Sumba mengenai sahnya perkawinan secara adat) .

Sarinah. Definisi dan Pewarisan Kebudayaan. (Membahas kebudayaan sebagai cara hidup yang diwariskan generasi ke generasi) .

Schreiner, Lothar. Adat dan Injil: Perjumpaan Hukum Adat dengan Iman Kristen. (Membahas peran gereja dalam mengawasi adat agar tetap berhaluan Kristen) .

Setiawan, David Eko. Kebudayaan sebagai Hasil Pemikiran Manusia. (Membahas keterkaitan kebudayaan dengan kepribadian anggota masyarakat) .

Siahaan, Miskel Oloan. Adat Istiadat dan Ketakutan terhadap Pelanggaran Norma. (Membahas definisi adat, ketakutan akan kualat, serta penggunaan hati nurani yang dituntun Firman Tuhan) .

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. (Membahas hubungan timbal balik antara masyarakat dan kebudayaan) .

Sutherland. Hubungan Kebudayaan, Kepribadian, dan Masyarakat. (Membahas aspek yang saling memengaruhi dalam kehidupan sosial) .

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. (Membahas dasar perkawinan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa) .

Verkuyl, J. Etika Kristen dan Kebudayaan. (Membahas kebudayaan sebagai hasil ciptaan dan pengolahan manusia atas alam penciptaan).

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Lewu, A. P. (2026). Marriage in Sumba Customary Law Evaluated from a Theological Perspective. Journal of Digital Innovation and Social Research, 5(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.21732087

Similar Articles

1-10 of 19

You may also start an advanced similarity search for this article.