Analisis Mandat Budaya (Kejadian 1:28) dalam Merespons Tren Pasangan Kristen yang Memilih Tidak Memiliki Anak

Penulis

  • Demas Arendra Sekolah Tinggi Teologi Galilea Indonesia Author
  • Theo Pilus Candra Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21731558

Kata Kunci:

childfree, kejadian 1:28, mandat budaya, prokreasi, etika kristen, keluarga kristen

Abstrak

Fenomena childfree—keputusan sadar pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak—telah menjadi tren global yang kini merambah ke dalam komunitas Kristen di Indonesia. Pilihan ini sering kali didasari oleh alasan ekonomi, kecemasan ekologis, atau keinginan untuk mengejar aktualisasi diri. Namun, tren ini memicu perdebatan teologis serius mengenai hakikat pernikahan Kristen. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi fenomena childfree melalui lensa teologi biblika, khususnya analisis mandat budaya dalam Kejadian 1:28. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan eksegesis gramatikal-historis, penelitian ini menemukan bahwa memiliki anak bukan sekadar opsi biologis, melainkan partisipasi dalam karya penciptaan Allah (prokreasi). Meskipun Alkitab tidak menjadikan prokreasi sebagai satu-satunya tujuan pernikahan, penolakan terhadap keturunan yang didasari oleh motif egoisme atau ketakutan akan masa depan merupakan bentuk penyimpangan dari desain Allah. Artikel ini menawarkan perspektif etis bahwa "kesuburan" (fruitfulness) harus dipahami secara holistik, namun menolak childfree sebagai gaya hidup normatif bagi orang percaya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ash, Christopher. Marriage: Sex in the Service of God. Vancouver: Regent College Publishing, 2003.

Bauman, Zygmunt. Liquid Love: On the Frailty of Human Bonds. Cambridge: Polity Press, 2003.

Bonhoeffer, Dietrich. Letters and Papers from Prison. New York: Macmillan, 1972.

Blackstone, Amy. Childfree by Choice: The Movement Redefining Family and Creating a New Age of Independence. New York: Dutton, 2019.

Crouch, Andy. The Life We're Looking For: Reclaiming Relationship in a Technological World. New York: Convergent Books, 2022.

Frame, John M. Nature’s Case for God: A Brief Biblical Argument. Bellingham: Lexham Press, 2018.

Giddens, Anthony. The Transformation of Intimacy: Sexuality, Love and Eroticism in Modern Societies. Stanford: Stanford University Press, 1992.

Hastings, Ross. Echoes of Coinherence: Trinitarian Theology and Science Together. Eugene: Cascade Books, 2017.

Hoekema, Anthony A. Created in God's Image. Grand Rapids: Eerdmans, 1986.

Keller, Timothy, and Kathy Keller. The Meaning of Marriage: A Vision for What Marriage Is and Why It Matters (Updated Edition). New York: Penguin Books, 2021.

Köstenberger, Andreas J. God, Marriage, and Family: Rebuilding the Biblical Foundation (Second Edition). Wheaton: Crossway, 2010.

Moltmann, Jürgen. Theology of Hope: On the Ground and the Implications of a Christian Eschatology. New York: Harper & Row, 1967.

Mohler, R. Albert. The Gathering Storm: Secularism, Culture, and the Church. Nashville: Thomas Nelson, 2020.

Newport, Cal. Digital Minimalism: Choosing a Focused Life in a Noisy World. New York: Portfolio, 2019.

Pearcey, Nancy. Love Thy Body: Answering Hard Questions about Life and Sexuality. Grand Rapids: Baker Books, 2018.

Waltke, Bruce K. Genesis: A Commentary. Grand Rapids: Zondervan, 2001.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Arendra, D., & Theo Pilus Candra. (2024). Analisis Mandat Budaya (Kejadian 1:28) dalam Merespons Tren Pasangan Kristen yang Memilih Tidak Memiliki Anak. Journal of Digital Innovation and Social Research, 3(2). https://doi.org/10.5281/zenodo.21731558

Artikel Serupa

11-20 dari 27

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.